"ASP.NET tidak hanya dapat berfungsi di server berbasis MS Windows. Di Linux pun, Anda
dapat membangun aplikasi web dengan ASP.NET, sehingga Anda tidak hanya terpaku pada
PHP, Perl, dan Java. Anda tidak perlu kembali ke MS Windows hanya demi ASP.NET"
apakah Anda membayangkan membuat aplikasi desktop dengan bahasa assembly? Tidak, bukan?. Makanya diciptakanlah bahasa pemrograman yang lebih “tinggi”. Bahasa-bahasa pemrograman seperti C/ C++ atau Pascal “mengabstraksikan” bahasa assembly sehingga sangat memudahkan
Anda untuk membuat program. Hal yang mirip terjadi untuk aplikasi web. HTML memang jauh lebih mudah daripada bahasa assembly. Tapi membuat aplikasi web terutama yang berskala besar
hanya dengan HTML murni atau paling tidak dibantu dengan JavaScript, tentu tidaklah
menyenangkan. Dari waktu ke waktu, web semakin memegang peranan penting dalam teknologi
informasi.
Semakin banyak aplikasi web yang diciptakan dan menggantikan aplikasi desktop. Banyak keuntungan dari aplikasi web, antara lain bisa diakses dari mana saja (tentu dengan syarat memiliki koneksi internet dan browser) dan menjangkau orang banyak. Untuk itu, HTML saja tidak layak
lagi. Maka diciptakanlah teknologi web seperti PHP, Java, CGI yang sangat memudahkan
kita untuk membuat aplikasi web terutama yang berskala besar. HTML de ngan digabung teknologi web itu akan menghasilkan produktivitas tinggi dalam menghasilkan aplikasi web.Masih ada pilihan lagi bagi Anda para developer web, yaitu ASP.NET. Dengan ASP. NET Anda bisa membangun aplikasi web berskala besar dengan produktivitas yang mengesankan. Tapi sayangnya, teknologi ini terbatas pada satu platform yaitu Windows atau pada satu server, yaitu IIS (Internet Information Services). Memang bisa membangun aplikasi web dengan bahasa ASP diserver Apache dengan bantuan modul Perl. Tapi ASP bukan ASP.NET. Malah Microsoftdalam situs resminya sudah sangat
menyarankan untuk migrasi dari ASP ke ASP.NET.
ASP.NET memiliki lebih banyak keunggulan daripada ASP biasa. Jadilah, jika Anda membaca “perang” antara PHP dengan ASP.NET misalnya di forum diskusi atau milis, platform atau server juga ikut dibawa-bawa. Artinya PHP vs ASP.NET itu juga berarti Linux vs Windows atau Apache vs IIS, walaupun sebenarnya kita pun bisa membuat aplikasi web dengan PHP di server
selain Apache atau sebaliknya. Tapi itu adalah cerita lama. Terimakasih kepada Novell dan Ximian yang membawa framework .NET ke platform Linux dengan proyek yang diberi nama Mono. Dengan
Mono, maka membangun aplikasi web dengan ASP.NET di platform Linux menjadi mungkin.
Agar Anda bisa ber-ASP.NET-ria, Anda mempunyai dua pilihan untuk meng-hostingASP.NET. Pertama ialah dengan XSP, yaitu server web ringan yang ditulis dengan bahasa C#. Ini adalah pilihan yang paling mudah. Cara kedua adalah dengan menggunakan server Apache (1.3 atau 2) dengan
bantuan modul mod_mono. Orang menggunakan XSP untuk masa pengembangan dan testing. Apache lebih cocok digunakan untuk masa deployment. Anda bisa melihat beberapa aplikasi web berbasiskan ASP. NET seperti BlogX dan IBuy Spy Portal yang
dijalankan di Mono, dan pada akhirnya pilihan jatuh pada diri kita sendiri apakah lebih user friendly membangun aplikasi web menggunakan ASP.NET dibanding dengan bahasa Pemograman Lain
Informasi seputar trik Pemograman
Jumat, 20 November 2015
Membackup Data Otomatis Sebelum Shutdown
Kalau
dalam keseharian kita sering mendengar istilah "sedia payung sebelum
hujan," maka sebagai pengguna komputer istilah tersebut dapat diartikan
sebagai "sedia backup sebelum data hilang". Apalagi kalau data
tersebut merupakan dokumen penting bagi kita maka sudah seharusnya kita
melakukan backup data tersebut misalnya saja dengan menggunakan hardisk eksternal
atau menyimpannya ke komputer lain.
Dalam postingan ini saya akan berbagi informasi tentang cara backup data secara otomatis ke hardisk lain misal eksternal disk sebelum proses shutdown komputer. Untuk itu ikutilah langkah-langkah berikut ini:
Dalam postingan ini saya akan berbagi informasi tentang cara backup data secara otomatis ke hardisk lain misal eksternal disk sebelum proses shutdown komputer. Untuk itu ikutilah langkah-langkah berikut ini:
- Tentukan folder yang akan di backup misal C:\DATA dan Folder tujuan misalnya adalah E:\Backup
- Buka Notepad ketikkan baria
perintah dibawah ini:
xcopy c:\Data /y/s/r/h/c D:\Backup
shutdown -s -f -t 60 -c "Komputer akan shutdown dalam 60 detik" - Save file tersebut misal di
drive C: dengan nama backup.bat
-
Untuk menjalankan backup data,
cukup jalankan file backup.bat tersebut, setelah proses backup data
selesai maka komputer akan shutdown dalam hitungan mundur 60 detik.
Keterangan:
- Arti dari perintah XCOPY pada langkah backup data diatas adalah sebagai berikut :
\y : melakukan overwrite file tanpa memunculkan konfirmasi
\s : meng-copy direktori dan sub direktori kecuali yang kosong
\r : melakukan overwrite read only file
\h : meng-copy hidden file dan system file
\c : lnajutkan proses copy data meskipun terjadi error-Sedangkan untuk perintah Shutdown adalah :
-s : perintah untuk shutdown komputer
-f : menutup paksa (force) apabila terdapat program aplikasi yang sedang berjalan
-t 60 : men-set hitungan mundur untuk shutdown
-c ""komentar" : Membuat komentar dijendela shutdown komputer
Itulah salah satu cara yang dapat kita gunakan untuk melakukan proses backup data pada hardisk komputer kita menggunakan file backup.bat. Dalam kesempatan berikutnya saya akan berbagi informasi lagi tentang software-software yang dapat kita gunakan untuk membantu proses backup dat.
Langganan:
Postingan (Atom)